Jumat, 09 Desember 2016

SUPERSTAR SEPANJANG ZAMAN


Pernah menemukan manusia yang super duper lengkap dari semua sisi kehidupannya?
Pernah menemukan pemimpin yang tidak korupsi, adil dan di sayangi rakyatnya?
Pernah menemukan orang yang paling peka dan peduli, tempat curhat dan minta solusi terbaik dikala Anda sedang kalut dalam masalah?
Jika Anda belum menemukan orang tersebut?
Jawabannya ialah Rasulullah SAW.
Pertanyaan nya sudah kenal kah kita dengan Beliau? Sejauh mana pengetahuan kita akan perjalanan hidup yang kaya akan hikmah dan pelajaran bagi umatnya.
Padahal Rasulullah Saw teramat sayang akan umatnya, terlebih pada kita yang tak hidup satu zaman dengan Beliau. Rasulullah pernah berujar bahwa yang paling Beliau cinta dan rindukan ialah manusia yang tidak hidup bersamanya, tidak pernah bertemu dan melihat Beliau tapi mengimani kehdirannya.
Rasulullah sering menanyakan  nasib umat nya ke depan pada Malaikat Jibril, sering mendoakan umatnya, termasuk meminta kepada Allah untuk mengampuni dosa-dosa umatnya, sampai ketika beliau berdakwah ke Negeri Thaif, dan ditolak oleh penduduk disana. Saat itu penduduk Thaif melempari beliau dengan batu, dibilang gila dan tukang sihir, sampai hendak di bunuh. Tak lama Jibril pun datang pada Rasul, di suatu riwayat dikisahkan,
Tiba-tiba aku berada di bawah awan yang sedang menaungiku. Aku perhatikan awan itu, ternyata ada Malaikat Jibril,  lalu ia memanggilku dan berseru: ‘Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah mendengar perkataan kaummu kepadamu dan penolakan mereka terhadapmu. Dan Allah Azza wa Jalla telah mengirimkan malaikat penjaga gunung untuk engkau perintahkan melakukan apa saja yang engkau mau atas mereka’. Malaikat (penjaga) gunung memanggilku, mengucapkan salam lalu berkata: ‘Wahai Muhammad! Jika engkau mau, aku bisa menimpakan gunung ini’.”
Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “(Tidak) namun aku berharap supaya Allah Azza wa Jalla melahirkan dari anak keturunan mereka orang yang beribadah kepada Allah semata, tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun jua”. [HR Imam al-Bukhâri dan Imam Muslim].
Itulah bukti cinta Rasulullah pada kita sebagai umatnya, beliau rela berkorban jiwa dan raga demi menyebarkan Islam, menyebarkan kebaikan, dan menyempurnakan ahklak manusia.
Sudah terbayang, bagaimana cintanya Rasulullah pada umatnya. Namun, sudahkah kita mencurahkan rasa cinta kita pada beliau?
Sudahkan kita juga menyambut dengan hangat belaian kasih sayang nya pada kita?
Sudahkah kita menjadikan beliau panutan, idola sekaligus superstar dalam hidup kita setelah Allah Swt?
Atau kah kita malah menyia-nyiakan cinta beliau, tidak peduli akan semua perjuangan nya. Untuk itu, yuk tanya hati nurani kita masing-masing, semoga masih ada Iman walaupun sekecil biji zarrah sekalipun, yang membuat kita semakin cinta dan rindu pada Rasulullah saw.
Seandainya Anda  punya idola, namun belum mengidolakan Rasulullah, maka itu bukan lah sebaik-baiknya Idola.
Fenomena zaman sekarang, nyatanya kebanyakan dari umat muslim malah mempunyai superstar tokoh Fiktif seperti Superman, Ironman, Spiderman, dan lain-lain. Selain itu, artis-artis dalam dan luar negeri yang lebih dikenal dan disenangi. Penyanyi dan artis Hollywood, Artis FTV dan sinetron, dan banyak lagi, tentunya Anda lebih tahu lanjutannya :D
Melihat kenyataan ini tentu akan tiimbul pertanyaan, terus salahnya dimana?
Tidak ada yang salah dalam hal menjadikan idola, siapapun dalam profesi apapun kita berhak memilih idola nya atau superstar versi kita masing-masing. Namun, kadang kita keliru dalam mengartikan idola dalam hal arti dan makna. Secara arti idola ialah segala hal baik orang atau benda yang dianggap sebagai acuan dan pujaan bagi dirinya. Secara makna, saat kita mengidolakan seseorang tentu akan berpengaruh pada diri dan kehidupan kita. Segala bentuk fisik dan sifat tokoh yang kita jadikan idola pasti akan menjadi acuan diri kita dalam hal fisik dan sifat juga.
Pertanyaannya, saat Anda mengidolakan satu tokoh, yang secara sadar ternyata tokoh tersebut mempunyai sifat yang kurang baik, misalnya artis yang Anda idolakan tiba-tiba terkena kasus korupsi, narkoba dan lainnya. Apakah Anda akan tetap menjadikannya Idola? Tentu tidak bukan?
Untuk itu, sebaik-baik idola ialah yang mendatangkan manfaat positif bagi diri Anda, membawa pengaruh baik bagi perkembangan potensi diri Anda.
Ketika Anda mencari idola harus logis, artinya idola yang membawa manfaat kebaikan bagi diri Anda, bukan sebaliknya. Maksudnya saat kita mengidolakan seseorang, maka akan membawa Anda semakin taat dan patuh pada Allah Swt, semakin membuat Anda menjadi lebih semangat dalam menjalani hidup, menjadikan Anda semangat memperbaiki diri dan tujuannya bisa bertemu Sang Idola atau Superstar kelak di kehidupan yang lebih kekal, yaitu di Syurga-Nya kelak. Aamiin,
Apabila Anda dan kita semua sudah mengidolakan dan menjadikan Rasulullah sebagai superstar, tentu sifat dan perilaku kita dalam keseharian pun akan senantiasa mengikuti apa yang dicontohkan beliau.
Seandainya tidak ada Rasulullah Saw yang di utus oleh Allah Swt untuk menyampaikan ajaran Islam, boleh jadi Anda dan kita semua masih berada dalam zaman kegelapan. Belum bisa merasakan nikmat dan indah nya kehidupan dalam naungan dan aturan Islam. Sampai saat ini pun, ketika Rasulullah sudah tiada, namun umatnya tetap mengimani nya dalam hati kita masing-masing. Sepanjang masa beliau hidup hingga wafat, namaya tetap ada di hati, sunnah nya tetap hidup dan menghidupkan cahaya Islam hingga detik ini.
Adakah yang lebih pantas disebut Superstar dibandingkan Beliau?
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa ali Muhammad.
Masih banyak sekali kisah-kisah Rasulullah yang lainnya, tentu semakin banyak Anda tahu dan kenal Rasulullah melalui kisah-kisah nya, maka akan timbul kecintaan pada Beliau dengan sendirinya. Dan bila Anda sudah cinta dan menjadikan Rasulullah Idola, sementara orang-orang disekitar Anda belum , maka menjadi tugas Anda dalam menyampaikan kewajiban untuk mencintai dan menjadikan Rasulullah Saw sebagai Idola umatnya.

Sumber : Buku “RASUL TERSAYANG” karya: Eka Wardhana

Rabu, 30 November 2016

RAHASIA SUKSES MENGUBAH PERILAKU ANAK LEWAT DONGENG

Kunci sukses dalam mendidik anak berada di tumpuan orang tua. Karena anak merupakan investasi sekaligus aset yang berharga, untuk itu orang tua butuh ilmu dalam mendidik anak-anaknya.

Sayangnya, kebanyakan orang tua mengalami kesulitan dalam mendidik anak, banyak diantara mereka bingung harus mulai dari mana dan caranya seperti apa bahkan tak peduli dengan hal seperti ini. Padahal percepatan tumbuh kembang anak terus mengalami perubahan, sedangkan orang tua tidak bisa mengimbangi perubahan anak dalam hal tumbuh kembangnya tersebut.

Dewasa ini aktivitas mendongeng sudah jarang sekali dilakukan orang tua, padahal banyak sekali manfaat yang diperoleh anak kita dengan mendongeng, diantaranya;

- Mengasah daya pikir dan imajinasi anak
- Menanamkan berbagai nilai-nilai moral dan etika
- Menumbuhkan minat baca pada anak
- Mempererat ikatan emosi antara anak dan orang tua
- Masih banyak lagi…

Dengan kondisi inilah, kami memberikan media sekaligus wadah sebagai SOLUSI atas MASALAH yang dihadapi. Sebuah acara dengan ilmu yang berlimpah, langsung dari pakar yang sudah berpengalaman.

Temukan RAHASIA nya disini, cukup HADIR dalam acara;

“RAHASIA MENGUBAH PERILAKU ANAK MELALUI DONGENG”
bersama Kak Eka Wardhana (Pendongeng dan Penulis lebih dari 400 Buku Anak).

Catat tanggal dan waktunya : Sabtu, 10 Desember 2016 di Gedung Wisma Binamarga Jl. R.E. Martadinata No. 119 Bandung.

Investasi :
Khusus Rumah Pensil Community Rp. 50.000,
Umum Rp. 75.000,

sudah termasuk FREE MAKAN SIANG, dan bagi yang membawa anak disediakan Kids Corner

Ayo DAFTAR sekarang juga!
Untuk Info lebih lanjut segera hubungi 082240115459 (Bella)
.
Ingat, kesempatan ga datang dua kali lho!

NB.
*Acara TERBATAS, pendaftaran sampai dengan tanggal 8 Desember 2016*.


Selasa, 15 November 2016

Jangan Sampai Mengalami ini

Jangan sampai Ayah dan Bunda Mengalami ini. Pengalaman ini dialami oleh banyak orang tua ketika membeli komik untuk buah hati tercinta. Yuk kita simak kisah ini:

Rutinitas keluarga kami, setiap bulannya kami menjadwalkan dan menganggarkan untuk pergi ke toko buku dan belanja buku disana. Ketika si sulung memilih beberapa komik untuk dibawa pulang, saya hanya melihat cover dan judul komik tersebut
"Kayanya seru nih kak ceritanya nanti ceritain ke umi yaa.."
Singkat cerita, besoknya, si sulung berlari2 menghampiri saya
"Umi, umi! Liat deh"
Daaaannn!!
Betapa terkejutnya saya, ketika melihat beberapa gambar dan ceritanya yang tidak pantas 😭😭
Perasaan bersalah menyelimuti hati, kecolongan bacaan komik yang tadinya saya pikir itu komik biasa karena cover nya juga biasa, judulnya juga biasa, penerbit nya pun sangat familiar, bener2 ga nyangka klo ternyata didalamnya banyak gambar yang tidak seharusnya dibaca si sulung 😭
Seharusnya saya sebagai orangtua lebih aware terhadap bacaan anak, memfilter bacaan untuk anak yang bernilai moral baik dan tentunya Islami, buku yang berkisah dan memberikan contoh baik kepada si pembaca

Ayah dan Bunda, tidak dapat dipungkiri saat ini komik-komik yang dijual di toko buku tidak semua nya berkualitas dan mendidik, kita harus jeli dan memilah bacaan yang terbaik untuk buah hati kita.
Alhamdulillah, hadirnya komik “Masya Allah Fathia” ini menjawab kebutuhan dan kegelisahan hati orang tua dalam memberikan bacaan untuk anak-anak, pelajaran tentang islam dan kebaikan sehari-hari tertuang dengan komik yang disukai anak.



Kenapa perlu memiliki komik ini?
Nilai-nilai yang terkandung dalam komik Mafia :
1. Nilai dakwah : sholat, menyantuni anak yatim, berjilbab
2. Nilai moral : kebaikan akan mengalahkan kejahatan
3. Persahabatan
4. Kerjasama
5. Kasih sayang
6. Entertaint nya juga dapet, ceritanya menghibur
7. Menstimulasi daya imajinasi

Komik ini ditulis oleh Oleh Kak Eka Wardhana dan Kak Fia

Kak Eka wardhana adalah seorang penulis yang telah membuat lebih dari 400 judul buku anak, 4 film animasi dan 6 lagu anak, beliau juga seorang pendongeng dan pembicara pada berbagai seminar pendidikan

Kak Fia, atau yang bernama lengkap Fatharani Yasmin Shaffiyya Sani, seorang komikus yang telah membuat Trilogi Komik Palestina terjual lebih dari 10.000 set komik dan “Masya Allah Fathia” telah terjual lebih dari 6.000 eksemplar. Kak Fia adalah peraih penghargaan komikus cilik berbakat saat berusia 13 tahun dengan buku pertama KKPK "Adventure In Magic World"

Spesifikasi komik: Ukuran A5, 144 halaman (HVS 80 gram), 4 halaman sisipan (Art Paper 85 gram), Berat 250gram.

Ayah Bunda Yuk, lebih bertanggung jawab untuk masa depan putera-puteri kita, dengan segera memiliki komik terbaik ini, sebelum kehabisan karena stok nya terbatas.

*** Kami siap membantu pemesanan komik “Masya Allah Fathia” melalui 081222301781 (SMS/ WhatsApp)

Rabu, 09 November 2016

Masya Allah Fathia !

Buku pertama dari komik petualangan seri “Fathia si Ahli Ramuan”, Penulis : Fatharani Yasmin Shaffiyya Sani

Komik ini mengisahkan tentang Fathia si anak yatim piatu. Dia sebenarnya merupakan murid seorang ahli ramuan bernama Nenek Dobadoncing. Namun Fathia diadopsi oleh seorang ibu kaya untuk menemani putrinya yang lumpuh. Nah, ceritanya bertabah seru ketika ibu kaya ini mati diracun. 
Komik Anak Muslim, Masya Allah Fathia !
Benarkah ia dibunuh oleh kaum Peracun yang merupakan musuh bebuyutan para ahli ramuan? Bagaimana cara Fathia menolong temannya yang lumpuh dari incaran para pembunuh?
Pemesanan : 081222301781
Buku komik Peduli Palestine Penulis : Fatharani Yasmin Shaffiyya Sani
Satu set terdiri dari 3 buku :
Buku ke-1 “Rafah Tempat Mereka Syahid” menceritakan petualangan 2 sahabat di Gaza (120 hal)
Buku ke-2 “Bilal dan Hilal” tentang jurnalis Indonesia yang menceritakan anak kembar di Gaza (69 hal)
Buku ke-3 “Para Pencari Syahid” menceritakan 3 sahabat pergi ke Palestina untuk mencari syahid (232 hal)




Trilogi Komik Palestina

Sinopsis :
Bilal dan Hilal -by Fatharani Yasmin Shaffiya Sani-
Ini adalah robekan jurnal Ubaida Nashita Al-Baihaqii, seorang jurnalis wanita berpenampilan backpacker dari Indonesia yg bertualang ke Gaza demi harapan terakhir kakaknya. Berkisah ttg sepasang anak kembar 12 thn yg berhasil maju bersama melewati berbagai rintangan hidup. Bilal, sang kakak yg kuat dan hangat bagai mentari ingin melindungi adiknya. Hilal, yg ramah dan teduh seperti rembulan. Mereka baru saja terpisah karena serangan udara yang menghancurkan sekolah mereka. Bagaimana akhirnya kisah ini ?? Apakah Bilal sang kakak yang kuat berhasil menyelamatkan adiknya ?? Dapatkan akhir kisahnya di paket komik Palestine ini …

Rafah tempat mereka Syahid -by Fatharani Yasmin Shaffiya Sani-
Farid adalah anak seorang dokter bedah dari Turki yang baru pindah ke Gaza. Melihat lingkungan baru yg kejam, Farid tidak yakin akan mendapat teman, sampai akhirnya ia bertemu Ahmad, seorang anak yg seumurnya yg bersifat tegas dan bersemangat. Farid pun perlahan tahu masa lalu Ahmad yg menyakitkan, dan sudut pandang sahabatnya itu tentang musuh besar mereka, Zionis Yahudi. Tapi sebuah pertemuan tidak sengaja mereka dg seorang bocah Israel dari balik pagar mengubah segalanya. Apa yg dikatakan bocah itu ? Bagaimana akhir perjuangan Farid dan Ahmad melawan Zionis Yahudi ?? Bagaimana akhir pertemanan mereka dengan bocah Israel tsb ?? Temukan kelanjutannya di salah satu paket komik Palestina yang berjudul ” Rafah tempat mereka Syahid”


Para Pencari Syahid – Fatharani Yasmin Shafiyya Sani-
Khalida sudah lama ingin pergi ke Palestina, komitmen hatinya yang keras menepis sifat cengeng dan kekanakkannya untuk terus membuat komik-komik tentang Palestina. Namun petualangan sebenarnya dimulai ketika ia tahu bahwa kedua sahabatnya, Nana dan Lazuardi, diajukan untuk pergi ke Tanah Suci itu sebagai relawan muda karena sebuah peristiwa serius yang terjadi di Yerusalem. Akankah sang komikus menyusul sang ilmuwan dan sang pendekar ke Palestina? Sebuah rasa takut yang berubah menjadi rindu dan keegoisan yang menjadi airmata sesal. Apakah mereka berhasil mengejar cita yang mereka teriakkan dengan lantang di masa kecil mereka? Hadapi dan temukan jawabannya dalam buku “Para Pencari Syahid” dalam paket komik Palestina
Pemesanan melalui SMS? WhatsApp: 081222301781